The Whispers

August 6th, 2007 by deoxiribonucleidacid

Every night every inch of me. He crawls he pushes he murders. Damn i hate these whispers. Sometimes i loose control, i know what he’s looking for. A bait, to lure, the clock never stop. To the darkness, the shades, the door i forgot to lock. Devil, o, devil.  He likes it when i try to fight. He loves it when i break and fall.

Suffer, i suffer from the whispers.

Fight back, stand up, but he rises through my blood. He pinned my mind. He can’t die! But i have to cross, the river where everything could be lost.

Tuhan, pinjamkan aku malaikat-malaikatMu

January 15th, 2007 by deoxiribonucleidacid

Tuhan,

malaikatku terbang di atas langit . Badai menerpa menerjang. Sayapnya rapuh. Mencoba untuk kuat. Iblis itu hampir membuatnya jatuh. Memikul awan terlalu berat.

Tuhan, pinjamkan aku malaikat-malaikatMu. Pinjamkan aku malaikat-malaikatMu. Kirim mereka, bala tentara. Kirim mereka dari angkasa. Kirim mereka untuk mengawal malaikatku. Aku tak punya sayap. Tolong kirim mereka untuk menjemput malaikatku. Bawalah ia kepadaku. Agar ia selamat tanpa cacat. Agar ia selamat.

Tuhan,

Pinjamkan aku malaikat- malaikatmu

untuk menjaga dirinya

……

January 5th, 2007 by deoxiribonucleidacid

It’s night it’s quite late

You are still creeping in my head

Why do I have to be worry when your phone turned off

Why do I have to be angry when you didn’t answer

Why do I have to say… dear

Honey, you are so lovely

You are just too much to be my child’s bedtime story

If you’re not their mother

Stick around with me

I know I’m so far away

And I keep dreaming

All I dreaming about you

Still dreaming of you

Still dreaming…

I would like to whisper

I wish we will make it to  the end

I wish we can make it through the rain

The 7 Spell of Spelcaster (Part2)

December 16th, 2006 by deoxiribonucleidacid

Spell of The Distance

just light
just light
with its speed
we won’t crumble
bring us there
bring us there
promise your reason
for keeping my one
i feel so close
i feel so close to you
i am your pillow when you sleep
i am your blanket when you’re cold
i am the floor you step on
i am your scarf
i am your clothes
i am your lipstick
i am your soap
i will soon be the ring at your finger
i sleep next to you
i awake close to you
i walk behind you
i speak inside you
i am your dream
i am so close to you
i murder the distance
i assassinate the long-road
i live around you
and within you

Spell of The Circle

you have drawn a circle over me
drawn a circle in my heart
shall no doubt tear us apart
cause the circle can never be erased

Melacurkan Seni

December 14th, 2006 by deoxiribonucleidacid

Pernah liat salah satu episode Mr.Bean, dimana dalam episode itu Mr.Bean sedang mengikuti sebuah kelas seni, kelas melukis tepatnya? Singkatnya, diceritakan saat sang instruktur memasang model wanita telanjang untuk dilukis, Mr.Bean menolak untuk melukisnya, bahkan menolak untuk melihatnya. Tidak begitu penting apa alasannya, tapi kita lihat sisi positif dari Mr.Bean, dia adalah sebuah tokoh yang dianggap jenaka, atau lebih tepatnya dungu. Sekilas terlihat seperti orang dengan kelainan mental, tapi ia adalah tokoh yang sangat (kalau tidak mau dibilang super) kreatif. Mungkin ia layak dibilang jenius. Orang yang dasarnya pemalas, tapi tidak pernah menyerah ketika ia menghadapi suatu masalah (yang selalu ia selesaikan dengan ide kreatifnya).

Oke, kembali ke masalah wanita telanjang. Timbul pertanyaan, mengapa melukis wanita telanjang dianggap sebuah tindakan seni? Tentu saja, saya mengerti bahwa ada kepentingan untuk mempelajari anatomi tubuh manusia. Tapi apakah layak disebut seniman orang yang melukis wanita telanjang di depan matanya? Sangat jelas ini berbeda saat Anda menggambar objek secara langsung… yang berupa hewan, kuda atau sapi misalnya. Tapi menempatkan seorang wanita (ataupun laki-laki) telanjang sebagai objek, bukankah itu sama saja dengan menyamakannya dengan kuda atau sapi? Anda tidak bisa berpikir bahwa objek manusia sama saja dengan objek binatang karena teori Darwin atau teori apapun, sebab manusia yang melukis manusia telanjang di hadapannya hanya bisa disamakan dengan seekor kuda yang menggambar kuda telanjang di hadapannya.

Manusia tidak bisa disamakan dengan binatang, terlebih karena saya yang menulis tulisan ini adalah sama-sama manusia. Tubuh utuh manusia, laki- laki atau perempuan, adalah hak pribadi. Adalah daerah suci dan sakral. Entah Anda beragama apapun, sebagian besar dari Anda pasti menemukan hal ini dalam ajaran agama Anda.

Dengar, untuk para seniman. Seberapa pentingkah arti seni bagi kalian? Apakah sebegitu pentingnya sampai harus meruntuhkan harga diri dan kehormatan kita sebagai manusia? Lalau bagaimana dengan perasaan wanita telanjang yang dijadikan model itu? Apakah dia merasa dirinya sebagai seorang abdi seni, yang mengalir di urat nadinya dan di pori-pori kulitnya keindahan seni dan estetika? Atau tak lebih dari seorang pelacur? Akui saja, ternyata banyak seniman di dunia ini yang sudah buta. Mereka dibutakan oleh kata ‘seni’. Satu kata yang digunakan untuk melegalkan apapun. Satu kata sandi yang dibutuhkan untuk menyingkirkan moral dan susila dari hati seorang seniman. Seni yang didewakan, dipertuhankan, yang direlakan untuk membiaskan eksistensi manusia yang suci. Para seniman itu telah melacurkan diri mereka, atau lebih tepatnya telah melacurkan kata ‘seni’ itu sendiri.

Saya adalah mahasiswa yang belajar seni di fakultas seni rupa di sebuah institut. Tidak peduli apakah saya akan jadi seniman atau tidak, tapi jika seni yang ada hanya meruntuhkan kehormatan dan eksistensi manusia, saya tak akan pernah ragu untuk melemparkan ‘seni’ ke dalam keranjang sampah. Lagipula itu bukan sesuatu yang benar- benar berharga, anyway.

mANUSIA

November 21st, 2006 by deoxiribonucleidacid

Manusia memang semakin kurang ajar. Entah karena merasa dirinya paling benar, atau karena dari peradaban jutaan tahun merasa dapat menentukan kebenaran itu sendiri. Kemanusiaan, persamaan derajat, hak asasi manusia, kebebasan, kemerdekaan. Semua itu adalah topeng manusia untuk menciptakan kebenarannya sendiri. Berdasarkan apa? Hati nurani? Perasaan? Tapi dengan penuh kemunafikan, sesungguhnya juga dengan nafsu dan ego yang mereka tutup-tutupi. Dasar sok pintar.

Pagi hari ini saya membaca harian Media Indonesia(21 November 2006). Hmm…, benar- benar ramai, halaman utama dipenuhi dengan berita mengenai kedatangan George W. Bush ke Bogor kemarin. Orang sok pintar yang merasa dirinya sebagai Robocop, polisi dunia. Pro-kontra menyikapi kedatangannya masih saja terus diributkan. Walau pada kenyataannya kita semua tahu, pada saat ini, walaupun seandainya kita sangat ingin melakukannya, kita belum punya cukup kekuatan untuk menghancurkan Bush dan kekuasaannya. Si Pembantai Seribu -bahkan jutaan- Nyawa itu kini dianggap sebagai VVIP di negara kita. Sebaliknya, dengan penuh ironi, sekarang kita bergantung kepada dirinya. Entah apa yang sedang dipikirkan Pak SBY sekarang, ini pasti sebuah dilema yang berat, tidak seperti demonstran yang dengan enaknya bisa teriak ‘Hentikan Bush!’ di luar sana, tanpa memikirkan apa jadinya. Memang ini menyedihkan, tapi kalau kita begitu saja ‘menyerang’ Bush, justru itu adalah tindakan bunuh diri, kan? Oke-lah, sekarang kita belum bisa berbuat apa- apa, bagaimana kalau sekarang kita perbaiki dulu kondisi negara kita, perkuat pertahanan, tingkatkan ekonomi dan pendidikan, setelah itu, setelah punya cukup kekuatan, baru kita teriakkan dengan enak ‘Anti Amerika!’. Tidak apa-apa kalau seandainya kita disebut bangsa yang tidak tahu diuntung, atau tidak tahu terima kasih, toh yang kita lawan memang penjahat. Yang penting penjahatnya ditumpas, tidak apa- apa memanfaatkannya terlebih dahulu.

Kemudian saya melanjutkan membaca harian itu. Di halaman Humaniora, lagi- lagi saya temukan satu orang sok pintar. Namanya Nawal el Sadawi, seorang nenek tua berumur 75 tahun. Dia menjadi pembicara kunci dalam Konferensi Internasional Ke-7 Perempuan Penulis Drama. Dia berbicara banyak mengenai ‘membuka jilbab pikiran, identitas agama, dan perlunya memisahkan agama dari negara.
Dia berkata dengan penuh percaya dirinya, bahwa dia sudah mempelajari Al-Quran, dan mengatakan bahwa Islam tidak pernah mewajibkan wanita memakai jilbab.
“Semua isu tentang jilbab adalah hal politis. Perempuan di Prancis, Mesir, Indonesia, Inggris, semua bicara tentang jilbab, lalu kenapa? Apa yang salah dengan kepala perempuan? Menutup bagian bawah tubuh, itu masuk akal. Di Afrika, orang- orang telanjang karena di sana panas. Jadi, pakaian tidak memiliki agama. Orang yang mengatakan bahwa jilbab itu Islam, mereka tidak mempelajari Islam, Itu intinya” Ujarnya.
———–Hallooooo….Grandma??!!  too much alcohol??

Menyedihkan sekali, seorang aktivis pembela kesetaraan gender berbicara seperti itu. Saya ingin sekali bertanya, apa agama yang dia peluk? Kenapa dia segitu bencinya dengan jilbab? Bahkan sampai mengatakan kalau semua ini adalah sebuah ‘pencucian otak’. Ingin sekali memisahkan agama dari negara, tahukah Anda, bahwa dalam Islam, hukum negara adalah bagian dari peraturan agama. Itu artinya, peraturan agama bukan cuma tentang ritual, tapi juga kenegaraan. Rasulullah SAW, juga adalah seorang negarawan. Yang benar saja, sudah mempelajari Islam, katanya? What the…

Begitulah, manusia menciptakan kebenarnnya sendiri. Terlalu mempercayai dirinya sendiri, dan kepercayaan itu melalmpaui kepercayaannya kepada Tuhan. Durhaka sekali. Hal ini seringkali disinggung dalam khutbah Jumat di Masjid, bahwa manusia memang sudah melampaui batas. Sok pintar. Merasa dirinya lebih pintar dari Tuhan.

SweepeR, jangan mencuri!!!

October 14th, 2006 by deoxiribonucleidacid

KAderisasi, acara wisudaan, OSPEK, atau apapun itu namanya.. . sesungguhnya adalah suatu style cara mendidik. Dilengkapi dengan shock-theraphy, pressure, dan sedikit satire.
Acara wisudaan kali ini di SR 2006 juga begitu. Saya rasa ini hal yang positif…, seharusnya.
Tapi ada satu hal yang sangat saya sayangkan.
Apakah kaderisasi mengajarkan kami untuk menjadi pencuri???!!
Apakah OS mendidik kami untuk jadi MALING?!!! SEKELOMPOK MALING??!!
MALING BAMBU!!! MALING TONG SAMPAH!!! MALING PASIR!!! MALING JEMURAN!!!(??ga deng?).
Ada apa dengan semua ini? Kalo memang begitu, berarti benar ungkapan seorang orangtua mahasiswa waktu itu, bahwa ‘kegiatan OS cuma akan melahirkan calon2 koruptor!!’……….. teman- teman…, kita semua adalah CALON-CALON KORUPTOR!!! Calon- calon penghancur bangsa!! Orang2 yg menghalalkan segala cara demi terlaksananya sebuah acara!!!

Tapi…, apakah benar begitu?? Ataukah cuma kita yang salah paham dengan sistem ini? Saya rasa kaderisasi tidak bertujuan seperti ini. Saya rasa kita telah salah paham.
Tapi kalau memang benar kaderisasi mendidik kita menjadi pencuri, maling, bandit, atau koruptor…,maka saya pribadi ingin agar SR 2006 di-’SKIP’ dari KMSR. Kalau cuma kita yang salah paham dengan sistem ini, marilah kita pikirkan bersama, sembari mengerjakan tugas masing2, merenung, bagaimana jalan keluar dari semua ini. Kalau toh sudah terlanjur, kita pikirkan untuk wisudaan kedua nanti. Supaya tidak mencuri lagi. Orang yang mencuri tangannya dipotong.
Setiap butir pasir yang kami curi untuk Publikasi akan kami pertanggungjawabkan nanti di akhirat, di hadapan Allah dan para malaikat. Semoga kami diampuni. Amin.

Blup..blup…blup!

August 13th, 2006 by deoxiribonucleidacid

Di saat aku melihat KSM yang telah aku terima… ternyata ada satu hal yang paling menakutkan… apa itu? ospek? bukan! mata kuliah tulis ilmiah? bukan! Apa itu..? Pelajaran olahraga!!!! Yaiiksss!!! Dan di mata kuliah itu akan ada… renang!!!

HeLPPP!!! Tolong dong, aku ga bisa berenang.

"Tapi kan asiiik, kalo ada pelajaran renang, berarti bisa liat cewe2 pada pake baju renang..!" katanya.

JUSTRU ITU! gimana kalo cuma aku seorang dalam satu fakultas yang ga bisa berenang?? mereka bakal tau kalo aku ga bisa berenang.

"Cuek aja lagi, be yourself aja, kalo lo emang ga suka olahraga gituan, ya udah jangan maksain…"
katanya

Iya ya, bener juga! aku emang ga suka main bola, ga bisa berenang, ga suka main layangan, ga suka main kelereng, trus kenapppaaaa??!!! Siapa yg mo protes?! Hah?! AKu tetep olahraga kok, supaya sehat. Jogging, angkat dumble, s(h)it up…

"Nah… gitu dong! Olahraga kan supaya sehat, bukan buat ngegaya. Yang penting sehat!" Katanya

Setuju!!!

"Kalo ada yg mo ngajarin lo renang?" Tanyanya.

Males deh! Bandung dingin! Mandi aja jarang, apalagi berenang. Hiiiy…

"Gapapa, gratis, gimana?"

Nggak usah deh. Ntar pas pelajaran renang pura2 sakit aja. Males belajarnya.

"Bener nih ga mau?"

Bener. Thanx buat tawarannya…

"Kalo yang ngajarin lo cewek cakep, seksi, masih ga mau juga?’

MAU MAU MAU MAU MAU MAU!!!!!!

Paris Van Jabar….

May 31st, 2006 by deoxiribonucleidacid

Udah hampir seminggu saya di Bandung. Hmm… lumayan juga. Di sini pemandangan cukup indah, kecuali sampahnya. Kenapa saya ada di sini? Ya, ikut intensif FSRD di Villa Merah. Awalnya ikut try out, wow kaget! Ternyata banyak bgt jago2 gbr di sini… padahal tampangnya pada ga meyakinkan, tp ternyata hebat2! Gambar suasana itu lho. Wah, saya jadi nyaris minder. Pas besoknya ikutan belajar, ternyata kelas intensif II mayoritas masih pemula. Pengajarnya… sumpah… kocak abis! Kemampuan mereka menghina karya orang lebih hebat dari kemampuan menilai objektifnya…. Malamnya ada kelas tambahan… ih… sadis amat, kaya masuk ke kandang macan! Pada hebat2 gbrnya. Eh pulangnya udah jam 9.30, dikunciin ibu kost…dia udah tidur rupanya. Ga mo ikutan lagi ah…. belajar sendiri aja tiap malem.

Besoknya… hari tersial! Handp[hone saya ilang! Gara2nya maen di warnet… trus pindah meja kmputer… eh HP nya ketinggalan! PAs diliatin lagi udah ilang! Kata operator, mejanya udah ada yang make sebentar, pasti dia yg ngambil!!!! AAAAAAAAAAGGGGGGGGGH! Di HP itu terdapat data2 sangat berharga! SMS-sms yg penuh kenangan…. nomor telpon temen2 sekelas, no hp cewe2 yg saya kenal dar chating/friendster, no hp adik2 kelas yg belum pernah saya liat mukanya… hiks…hikss…

BTW di Bandung cewenya cakep2 deh. Sekarang aja, pas lagi ngetik nih blog, ada di depan gue satu. :-) Tapi lama2 bete…, abis sama semua tampangnya! Rambutnya lurus bonding (semua), kulit putih (Yang ga putih juga di’putih2in, pake bedak tebeeel), roknya pendeeek…kalo nggak jeans ketaaat. tuing…tuing… gitu deh. Mirip2 semua! Tapi biarlah… not my business.

Yah gitu dulu deh… nanti nyambung lagi. Yang baca, doain ya, supaya saya sukses!

Roza Net (My hp graveyard), Bandung.

What’s going on?

December 20th, 2005 by deoxiribonucleidacid

i feel it since a week ago. Since the beginning of final exam. She suddenly become a lil strange. Actually a strange smile towards me. Oh, i thougth it’s just me, just my feeling. Or maybe something’s really wrong. She seems like avoiding me, and seems uneasy when talking to me. She said nothing’s wrong. Or maybe she has decided not to be too close to me. No way, she can’t do that. She said i’m her best friend, ain’t she? Or maybe after i had an intention to ask him to be my girl again, someone told me ’bout that, and she don’t like it, and she started to stay away? Anyway it’s just a plan. I’d rather wait for one year more than refused rudely.What’s going on, exactly?!

Well, one day or two from now, i’ll come to her house to give the ‘picture’. Maybe if in her own home she probably get a better mood. Should i shoot her then? Or maybe i should just satisfied by being her friend. But i can’t give up now! Although maybe she didn’t love me at all. But i love her.

Oh god…, sometimes i see no way. Sometimes i see no chance. Can You make her fall in love with me again? I promise i will protect her with my body and my soul. I won’t ever abandon her, i will make her happy, i will love her because of You. I promise it all, if You would give me one more chance…, i’d like to live with her forever.., until we grow old and die.